Category Archives: Manajemen

Rahasia Cina Merengkuh Dunia…

Dalam lintasan sejarah, China seakan tak pernah berhenti membuat gebrakan. Mao Zedong tak bisa dimungkiri telah mengukir sejarah, membawa China jadi negara komunis yang ditakuti, dan Deng Xiaoping melangkah lebih jauh lagi, membawa China dengan wajah baru yang tak kalah membuat gentar dunia. Kalau dulu China ditakuti lantaran geliat komunisme yang didengungkan Mao Zedong, sekarang China kembali ditakuti dunia, lantaran memasuki era kapitalisme sebagai “macan ekonomi Asia” yang bangun dari tidur. Dengan wajah baru hasil “gebrakan reformasi” yang dicetuskan Deng, China kini bangkit dari keterpurukan dan selangkah demi selangkah telah berhasil menjadi salah satu kekuatan ekonomi yang menggebrak dunia.

Dalam waktu singkat, China bisa melejit dalam membangun kesuksesan ekonomi serupa meteor. Gebrakan hasil reformasi yang digelindingkan Deng, membuat ekonomi China menduduki posisi keenam, setelah Amerika, Jepang, Jerman, Inggris dan Prancis. Dengan cadangan devisa yang besar, sekitar US$ 500 Miliar, China tak mustahil dipastikan akan mampu menggilas dan melampaui Amerika, Jerman, Inggris dan Prancis pada masa mendatang. Di sisi lain, volume investasi asing di China, menduduki peringkat kedua di dunia, yang tidak diragukan lagi bisa mengantarkan China jadi penguasa ekonomi dunia.

Kenapa perekonomian China mampu melejit dengan cepat dan begitu hebat? Tentu, ada rahasia di balik kesuksesan yang diterapkan oleh pemerintah China menjadi kekuatan ekonomi dunia sekarang ini. Keberhasilan bangsa China mampu melejit sebagai kekuatan ekonomi dunia, tidak lepas dari kepintaran pemerintah dalam meramu strategi menghadapi persaingan perekonomian dunia yang semakin kompetitif. Dalam menghadapi persaingan ekonomi global itu, pemerintah China menempuh langkah dan strategi jitu.

1. China menerapkan kebijakan keuangan yang proaktif.
2. Untuk menaikkan tingkat konsumsi China memperkuat konstruksi sistem perlindungan sosial.
3. China menerapkan sistem keuangan yang mantap dan stabil.
4. Cina melakukan pengurangan pajak dari masyarakat untuk tujuan meningkatkan ekspor.
5. Meningkatkan sektor pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
6. Mereformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Rupanya, langkah dan strategi yang ditempuh pemerintah China itu memetik hasil gemilang. China tak hanya mampu membangun jaringan bisnis dan mampu menarik konsumen. Lebih dari itu, China bisa menggempur pasar dengan produk harga murah. Walhasil, pasar dunia “dibanjiri” produk-produk China. Dengan harga murah dibanding produk-produk bangsa lain, tidak salah jika jangkauan ekspor China mampu menembus ke Amerika, juga Indonesia bahkan hingga ke Palestina.

Strategi ekonomi China bisa menghasilkan produk-produk berharga murah itu, lantaran China menempuh langkah melemahkan Yuan dan membebaskan pajak. Juga pemerintah China memangkas birokrasi yang berbelit, menggunakan bahan alternatif yang murah dan ditunjang dengan upah buruh yang murah tetapi bisa menghasilkan produk berkualitas. Tak salah, kalau langkah-langkah itu bisa melejitkan ekspor China bisa menjangkau ke penjuru dunia. Praktis, China “mampu bersaing” di pasar dan malah “menumbangkan” perusahaan-perusahaan besar di Amerika. Tidak berlebihan, jika dalam waktu singkat China bisa mandiri dan jadi kekuatan ekonomi dunia pada masa mendatang. Pasalnya, tak lain karena China akan menjadi penentu harga.

Tapi satu hal yang harus dicatat, bahwa kesuksesan ekonomi China itu tidak dibangun dalam sekejap. Sebab kesuksesan ekonomi China itu dibangun dari prinsip-prinsip perdagangan orang China selama ribuan tahun. Prinsip-prinsip berdagang yang diwariskan para leluhur itulah, yang kemudian menjadi senjata ampuh bangsa dan etnis China dalam menjalankan bisnis. Bahkan, keteguhan memegang prinsip itu, kini menjadikan China (RRC) bisa tampil sebagai raksasa ekonomi dunia.

I Want It That Way

By : Mario Teguh

Apakah perasaan Anda, bila Anda harus menjawab tiga pertanyaan berikut ini dengan jujur?

Apakah yang sedang Anda lakukan adalah pekerjaan yang Anda inginkan?

Bila bukan, apakah yang sedang Anda upayakan agar Anda bisa melakukan yang ingin Anda lakukan?

Apakah yang Anda miliki adalah yang Anda inginkan?

Bila bukan, apakah yang sedang Anda kerjakan saat ini akan memungkinkan Anda mendapatkan yang Anda inginkan?

Apakah yang sedang Anda upayakan akan memungkinkan Anda mencapai yang Anda cita-citakan?

Bila bukan, apakah yang akan Anda upayakan untuk memperbesar kesempatan Anda mencapai cita-cita Anda?

Sebetulnya, banyak orang akan lebih diuntungkan oleh kesedihan, daripada oleh kegembiraan dalam menjawab ketiga pertanyaan di atas.

Keinginan adalah kesedihan yang terbakar.

Bila keinginan Anda tidak menyiksa Anda, tidak menjadikan Anda bersedih melihat kelemahan-kelemahan diri, dan tidak membuat Anda tercemoohkan di hadapan kecemerlangan orang lain; maka itu bukan keinginan.

Keinginan Anda adalah kesedihan Anda, yang terbakar oleh kesungguhan untuk menerima tantangan terhadap kualitas bahan dasar pembentuk diri Anda. Terbuat dari apakah Anda?

Mereka yang menemukan adalah mereka yang mencari. Maka temukanlah bahwa diri Anda terbuat dari komponen-komponen yang kuat, yang berkelas, dan yang cemerlang melalui pencarian dalam hubungan pelayanan yang cemerlang dengan orang lain.

Menginginkan yang besar adalah prinsip pertama keberhasilan.

Prinsip pertama untuk pencapaian keberhasilan adalah keinginan, yaitu keinginan untuk mencapai sesuatu yang bernilai.
Inginkanlah sesuatu yang besar, yang penting – yang bernilai; karena keinginan itu adalah petikan-petikan kecil di hati kita yang akan memulai ledakan-ledakan yang menjadikan kita, Anda dan saya, pribadi-pribadi yang cemerlang.
Keinginan Anda tidak harus sama dengan keinginan orang lain, dan memang tidak akan pernah sama.
Perbedaan itu lah yang menjadikan kita semua memiliki kecenderungan-kecenderungan kita masing-masing.
Maka inginkanlah sesuatu yang besar. Katakanlah: “Berikanlah jubahku kepadaku, sematkanlah mahkotaku, … aku memiliki kerinduan-kerinduan abadi dalam diriku.”
Lalu bersegeralah berlaku sebagaimana Anda harusnya berlaku.

Keinginan Anda adalah wewangian yang Anda kenakan.

Kita tumbuh bertahap seperti sekuntum bunga ada pribadi yang bernilai karena indah dalam pandangan, dan ada yang bernilai karena indahnya semerbak semangat yang terpendar dari pribadinya.
Semangat adalah kekuatan pribadi yang menjadi daya tarik utama Anda. Dengan semangat untuk mendatangkan kebaikan kepada orang lain siapa pun akan menjadi pribadi yang menarik.
Dan seperti semua wewangian, kita harus berhati-hati memilihnya.
Maka pilihlah keinginan Anda dengan cermat. Karena, Anda hanya akan menjadi sekecil nafsu yang tidak terkendali, dan akan menjadi sebesar keinginan yang memuliakan.

Keinginan Anda adalah kemungkinan-kemungkinan Anda.

Perhatikanlah, banyak orang mencapai impian-impiannya, hanya karena mereka berada di tempat-tempat yang tepat- yaitu tempat-
tempat di mana terbuka lebih banyak kemungkinan untuk bertemu dengan orang-orang yang tepat, bekerja dengan orang-orang yang tepat, dan dikenali oleh orang-orang yang tepat.

Bila Anda menginginkan sesuatu dengan cukup kuat, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengantarkan diri Anda ke tempat-tempat di mana Anda akan bertemu dan bekerja dengan orang-orang yang tepat.

Memang ada ungkapan yang mengatakan bahwa dia yang paling berbahagia adalah orang yang tidak menginginkan apa pun. Tetapi itu adalah ungkapan yang perlu diperiksa lagi keutuhan nilainya. Karena, bahkan tumbuhan seperti bunga matahari pun, mengupayakan wajahnya tetap menghadap matahari.

Anda harus bersedia membayar biaya bagi pencapaian keinginan-keinginan Anda.

Anda bisa menjadi apa pun yang Anda inginkan, bila Anda bersedia melakukan apa pun yang diperlukan untuk menjadi yang Anda inginkan.
Janganlah Anda kecilkan nilai dari keinginan-keinginan Anda, hanya karena orang lain melihat keinginan Anda sebagai impian di siang hari. Katakanlah kepada mereka yang kurang cukup mengerti itu, bahwa impian yang paling berbahaya adalah impian di saat mereka dan Anda – sedang terjaga.
Telah banyak impian anak manusia yang menjadi kenyataan. Dan hari ini, impian-impian kita sedang berdiri dalam sebuah garis antrian menuju bentuk-bentuk nyata mereka.
Undanglah mereka yang hanya menginginkan keberhasilan, tetapi yang tidak bersedia menyibukkan diri bekerja menuju keinginan mereka. Buatlah mereka mengerti bahwa kerja keras adalah tiket yang memberikan ijin untuk berdiri dalam antrian menuju impian-impian kita.

Black Magic Woman

By : Mario Teguh

MAGIC LOVE STEPS

Alat kontrol yang terkuat antara dua manusia adalah kepercayaan. Maka mulailah dari kepercayaan.

1. SURPRISE

Kejutkanlah pria Anda dengan hal-hal yang tidak biasa dari yang biasa didapatkan-nya.
Bila dia teratur Anda kejutkan, dan tidak mengharapkan apa pun yang biasa, kecuali kejutan dari Anda; dia akan belajar untuk tidak menuntut apa pun dari Anda.
Dengan demikian, kejutan-kejutan Anda adaah peledak ketertarikan pria Anda kepada Anda.

2. CONSISTENCY

Pastikanlah hal-hal yang Anda lakukan untuk mengejutkannya, dengan dan berkelanjutan.
Kehandalan Anda dalam menggembirakannya dengan kejutan-kejutan kecil akan memperkuat ketertarikan pria Anda kepada Anda, dan meningkatkannya menjadi kepercayaan.

3.TOGETHERNESS

Maksimalkanlah kebersamaan Anda dengan pria Anda, karena itu akan mengembangkan kesadaran mengenai kehadiran Anda.
Dan kesadaran mengenai adanya Anda dalam hidupnya membuat pria Anda selalu mempertimbangkan Anda dalam semua rencana dan kegiatannya.
Dia akan menyertakan Anda dalam rencana-rencana keberhasilannya, dan akan bersandar di pangkuan Anda saat dia merasa kecil hati dengan perlakuan dunia yang tidak ramah kepadanya.

4. DEPENDENCE

ya.. mungkin hal yang biasa dilakukannya untuk mengurus dirinya sendiri, sampai pada titik di dia tidak bisa melakukan apa pun untuk dirinya.
Anda akan sangat lelah pada tahap ini karena Anda akan memikul dua kemandirian; tetapi kehilangan kemandiriannya.…!, inilah jaminan pengendalian Anda

5. UNIQUENESS

Selalu temukan cara-cara untuk tampil sebersih udara pegunungan, seharum taman di surga, semerdu Barbara Streisand, se-happy anak rusa, se-rapi taman tulip di Amsterdam, se-cantik yang bisa ditolong, dan se-penyayang orang yang ada mau-nya.
Dengan itu semua, pria Anda tidak akan melihat pilihan yang lebih baik dari Anda. Mungkin ada pilihan lain, tetapi tidak pernah bisa menggantikan Anda. Keunikan Anda adalah penghapus alternatif.

6. BOUNDARY

Anda harus memberikan-nya harus tahu kapan, apa, dan seberapa jauh Anda harus melepaskan pada keputusan pria Anda, atau harus ada dalam keputusan Anda.
Bila Anda sudah melakukan semua tahap sebelum tahap ini dengan baik, pria Anda akan menyerahkan hampir seluruh keputusan kepada Anda.
Tetapi pastikanlah anda mengembalikan keputusan-keputusan penting mengenai kebersamaan dan masa depan anda berdua kepada pria Anda. Ruang gerak ini penting baginya, karena pria anda akan bisa dengan leluasa dan gembira berpikir dan bekerja untuk kebaikan kebersamaan anda.

7. LOVE

Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Jangan pernah menuntut perhatian kasih sayangnya, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut. Mulailah untuk melakukan tindakan-tindakan yang menandakan adanya dan besarnya kasih sayang.

Shakespeare mengatakan bahwa kasih sayang adalah hormat. Tidak mungkin pria Anda percaya bahwa Anda menyayanginya bila Anda tidak menghormatinya.
Anda sudah pasti menyayanginya, dan itu adalah tanggung-jawab Anda, dan itu wajib! Yang akan Anda capai dengan Magic Love Steps adalah memenangkan kecintaan pria Anda yang tulus, dalam, dan kuat.

Karena, dengan kecintaan Anda berdua akan meyakini pencapaian, bahkan, hal-hal yang tidak mungkin. Dan kecintaan yang terpelihara akan mampu tampil dalam bentuk terakhirnya, yaitu kemampuan untuk memaafkan.

Dan apakah di dunia ini yang tidak mungkin dicapai oleh kebersamaan yang saling menyayangi seperti itu?

Against All Odds

By : Mario Teguh

Nasib itu – tidak permanen.

Sesuatu yang kita sebut ‘nasib’ itu bukanlah sebuah keadaan yang permanen.
Dia sangat lentur, luwes, dan reaktif.
Dia berespon kepada kualitas sikap dan tindakan tindakan kita – tanpa menyumbangkan pendapatnya sendiri.
Dia – nasib itu, berupaya sangat netral; meskipun sebetulnya dia sangat berpihak kepada keberhasilan dan kebahagiaan kita.
Nasib sudah berdiri di samping peraduan Anda sejak mata Anda terpejam tadi malam.
Dia tidak sabar menunggu kebangunan Anda, agar pagi ini Anda mengupayakan pelayanan kepada orang lain – kebaikan bagi orang lain yang penting bagi kebaikan sang nasib.
Tetapi, lebih sering daripada tidak, nasib itu dikecewakan oleh orang yang terjaga- tetapi tidak bangun.
Bagi mereka yang bangun – yang tegap dan bertenaga – dalam pekerjaannya; nasib akan mengambil bentuk sebuah istana yang megah dan gemerlap.
Tetapi, bagi mereka yang tidak bangun, walau pun terjaga; nasib akan mengambil bentuk sebuah penjara.

Keberuntungan. Kapan kah Anda akan berpihak kepada saya?

Sebagian orang hanya mempercayai adanya satu nasib – yaitu nasib buruk.
Dan dia akan menggunakan keyakinannya itu untuk menjelaskan kesulitan hidupnya.
Sebagian yang lain hanya mempercayai satu nasib yang satu lagi – yaitu nasib baik.
Dan dia akan menggunakan yang diyakininya itu untuk menjelaskan keberhasilan orang lain yang tidak disukainya.
Nasib itu ada yang buruk, dan ada juga yang baik.
Itu sebabnya kita harus membuktikan bahwa kita bernasib baik, melalui keberanian untuk memutuskan dan bekerja keras untuk menjadikan keputusan itu sebuah keputusan yang baik; yaitu keputusan yang menjadikan kita bernasib baik.

Se-untung-untungnya seseorang yang lupa, tetap lebih untung orang yang ingat.

Bila Anda terus ingat dengan hak Anda untuk mencapai impian-impian kepemimpinan Anda, maka mudah bagi Anda untuk menyiapkan diri bagi peran-peran yang mengharuskan kebaikan dan perbaikan di lingkungan Anda.
Dan karena Anda termasuk pribadi yang siap, Anda akan melihat bahwa ternyata nasib baik lebih berpihak kepada dia yang siap.
Maka jawab lah pertanyaan ini.
Semua yang sedang Anda kerjakan sekarang, termasuk juga pekerjaan yang sedang Anda hindari itu – apakah
mereka akan menjadikan Anda seorang pribadi yang lebih siap?
Dan bila jawaban Anda adalah ‘Ya’, kesiapan untuk apa kah itu?
Apa kah Anda mengetahui dengan pasti untuk apa kah kesiapan yang sekarang sedang Anda bangun itu?

Kartu Apakah Yang sedang anda Pegang?

Seandainya semua kemenangan dalam permainan kartu ditentukan oleh kualitas kartu yang dipegang oleh seseorang, maka teknik paling penting dalam permainan kartu adalah teknik membagi kartu -bukan memainkannya.
Lalu, segera setelah seseorang menerima pilihan kartu yang buruk, dia harus segera menyerah.
Dan rekannya yang mendapatkan pilihan kartu yang baik – harus segera melompat berdiri dan mengumumkan kemenangannya.
Tetapi apakah memang begitu?
Kemenangan dalam kehidupan ini, persis seperti permainan kartu -yaitu, bukan kartu yang Anda pegang yang menentukan kemenangan Anda, tetapi bagaimana Anda memainkan kartu apa pun yang ada pada Anda.
Kualitas yang prima tidak menjamin keberhasilan bagi siapa pun, tetapi penggunaan yang bersungguh-sungguh dari kualitas apa pun yang kita miliki – itu lah jalan terbaik menuju jaminan yang Anda inginkan.

Penderitaan tidak menyebabkan penderitaan.

Lebih jauh, sebuah penderitaan tidak harus menyebabkan terlahirnya penderitaan yang lebih besar lagi.
Karena, penderitaan bisa datang bahkan dari sebuah kebahagiaan – bila kebahagiaan itu ditelantarkan.
Penderitaan adalah kualitas perasaan yang pada pribadi-pribadi bintang seperti Anda, sebetulnya adalah kekuatan asli yang terjahitkan dalam upaya Anda untuk keluar dari penderitaan.
Tetapi, sebagian orang berhasil memisahkan perasaan sakit itu dari upaya-nya, sehingga dia bisa meratap dalam perasaan sakit-nya, tanpa terlibat dalam upaya untuk memperbaiki keadaannya.

Penderitaan adalah hasil dari pilihan sikap dan perilaku yang memperbesar kesempatan datangnya penderitaan – maka pilih lah sikap dan perilaku yang memudahkan tercapainya kebahagiaan.
Keberhasilan yang paling manis adalah keberhasilan yang dicapai melalui kesulitan dan penderitaan.
Bila semuanya mudah, maka keberhasilan tidak akan disebut keberhasilan – ia biasanya disebut “. terang aja!”..

Penderitaan bukan lah hasil dari sebuah penderitaan.
Bila semuanya mudah, maka tidak ada hasil yang bisa disebut keberhasilan.
Sadari lah bahwa seruling yang melantunkan kemerduan suara surgawi itu – berasal dari buluh bambu yang disayat oleh pisau yang tajam dan dilubangi oleh batang besi yang membara.

The Pointers

By : Mario Teguh

Jiwaku
Oh Jiwa-ku, jadikanlah penguat bagiku.
Jadikanlah aku penguasa hidupku,
walaupun aku sekecil-kecilnya penguasa
Bila jiwaku kuat, aku akan menari di atas ombak kehidupan.

Tetapi
Bila jiwaku lemah, ombak kehidupan akan menari di atasku.
Maka aku jadikan jiwa-ku kuat,
Agar jiwa-ku menjadikan aku kuat.
Karena aku dan jiwa-ku adalah Satu

– I will Survive –

Sebutir biji padi membawa setitik kumpulan cetak biru
dari rancangan bentuk dan rincian dari semua sifat dan kualitasnya;
dan dengan kehebatan kekuatan yang sedikit kita mengerti,
ia mempertahankannya dalam diri kecilnya itu,
sepanjang rantai abad-abad panjang
untuk dengan penuh kecintaan meneruskan kekuatannya itu
kemasa-masa yang panjang ke depan

– I will Survive –

Kegagalan adalah tanda tidak tepatnya arah.
Dengannya, penyesuaian adalah nama perjalanan-nya.
Kegagalan adalah tanda tidak cukup baiknya cara.
Sehingga, peningkatan adalah nama pelatihan-nya.
Kegagalan adalah sebetulnya tertundanya sebuah keberhasilan.
Oleh karena itu, kesabaran adalah nama penantiannya.
Kegagalan adalah tanda tidak cukupnya kekuatan.
Itu sebabnya, kesungguhan adalah nama keharusan-nya.
Dan..iman adalah nama dari keyakinan-nya.

– Predicting Success –

Ujung dari rencana-rencana kita
harus menyentuh surga,
tetapi
tindakan kita harus dekat dengan orang lain.
Memang semua bibit ledakan dari keprimaan diri
dibangun dalam kesendirian pribadi kita,
dalam impian sadar dan renungan-renungan kita;
tetapi
peledakan keprimaan diri ini yang sebenarnya
hanya bisa terjadi
dalam interaksi kita dengan orang lain

– Wind of Change –

Bagi yang sedang tenggelam,
Gerakan apapun selain gerakan tenggelam
Adalah pilihan yang lebih baik
Maka, ingatlah
Bukan lautan dan dalam yang dibutuhkan
untuk menenggelamkan kita.
Tetapi
Hanya segelas air,
yang dengan tidak bijak kita ijinkan masuk
ke pernapasan kita.
Karena itu ketahuilah
Mereka yang bisa bergaul ramah dengan lautan,
akan selalu menemukan cara
untuk bernapas dengan leluasa,
di dalam goncangan ombak.
Dan Anda, yang menemukan cara
untuk bersikap ramah Kepada kehidupan,
akan selalu menemukan cara
untuk menjadi berbahagia.

– Drowning in a glass of water –

Cinta itu jujur,
sederhana, dan cantik.
Bila perasaan itu jujur,
ia tidak membutuhkan penjelasan yang berkepanjangan
dan mencintai dengan kesengajaan yang sangat sadar
adalah bentuk cinta yang paling indah
Bila wanita Anda meyakini kasih sayang Anda,
dia akan meyakini dirinya
Kebahagiaan yang terindah adalah
yang dibangun dari upaya membahagiakan wanita Anda
Bila cinta berjalan sejajar dengan hormat,
dan bila hormat menemukan bentuknya dalam pengabdian
maka keberhasilan adalah
nama kepastiannya

– Have I told you lately that I love you –

Kecantikan adalah keindahan raga.
Keanggunan adalah keindahan jiwa,
yang mensyukuri keindahan raga dan menerima
dengan penuh kasih apa pun kekurangan
yang ada pada rasa.
Keanggunan adalah keindahan yang berumur panjang
yang berpendar dan menularkan sinarnya kepada orang lain,
bahkan jauh setelah raga yang menularkannya..sirna.
dan ketahuilah bahwa
keanggunan adalah kualitas kebintangan,
karena keanggunan adalah sebutan kita
bagi bentukan dari kesetiaan pada sikap-sikap yang baik.
Keanggunan adalah kualitas kepemimpinan
Yaitu penugasan diri untuk mempengaruhkan tersegerakan-nya
Kebaikan dan tertundanya keburukan
dengan sebaik-baiknya cara
dan berhati-hatilah
Karena keanggunan tanpa pengendalian
hanya akan menjadi keindahan sesaat

– The grace of a Star –

Silence Is Not Always Golden

By : Mario Teguh

Tidak semua diam adalah emas.

Telah lama kita mendengar ungkapan bahwa diam itu emas. Diam dan keheningan itu adalah peng-indah pembicaraan, dan diam pada saat yang tepat justru membuat seseorang berbicara lebih fasih daripada mereka yang melulu berbicara.

Tetapi tidak semua diam dan keheningan adalah emas.
Pada banyak kesempatan, diam itu justru menjadi sebab dari masalah-masalah besar, dan menjadi pemberi ijin bagi keberlanjutan dari keburukan dan kejahatan.

Diam adalah sebuah bentuk persetujuan; sehingga seseorang yang diam dihadapan kesalahan dan kejahatan -telah sebetulnya sama dengan menyetujui terjadinya kesalahan dan tidak menolak dilaksanakannya kejahatan.

Bila kita dinilai dari apa yang kita katakan, mohon Anda sadari bahwa kita juga dinilai dari apa yang kita diamkan.

Maka terhadap apakah Anda diam?

Keheningan bukanlah sebuah pelajaran. Yang Anda dengar dalam keheningan itu lah -yang menjadi pelajaran keemasan.

Keheningan bukan lah hanya tidak adanya suara. Keheningan adalah tempat kembali bagi pribadi-pribadi yang berupaya mengerti, karena dalam relung-relung keheningan yang damai itu lah-tergemakan suara-suara yang tak terdengar oleh telinga.

Tetapi kita tidak dapat hidup sepenuhnya hanya dalam keheningan. Bahkan mereka yang menemukan kedamaian dan pengertian dalam keheningan -akhirnya akan terpaksa meninggalkan dunia senyap itu-karena setelah beberapa saat, pengertian yang terdengar dalam keheningan itu akan tumbuh menjadi bentuk kebisingan yang memekakkan telinga hati.

Setelah Anda mengerti -keheningan akan mengusir Anda keluar, agar Anda sibuk bergaul dalam kehidupan ramah yang saling menguntungkan dengan orang lain, karena sebetulnya untuk itu lah pengertian itu diberikan kepada Anda.

Diam adalah bahasa yang sering disalah-artikan.

Bagi mereka yang tidak memiliki sesuatu yang bernilai untuk dikatakan, diam adalah penyelamat yang baik. Tetapi, di hadapan mereka yang menikmati kemenangan atas kelemahan orang lain-diam adalah tanda kebodohan yang bisa diambil keuntungan darinya.

Maka meskipun diam itu emas, berhati-hatilah dalam memilih kepada siapa Anda diam, tentang hal apa Anda diam, kapan saat Anda diam, dan cara yang Anda gunakan untuk diam.

Bila penguasaan bahasa Anda dinilai dari kefasihan Anda dalam menggunakan kata-kata dan tata olah bicara, mohon Anda ingat bahwa Anda juga dinilai dari kefasihan Anda dalam menggunakan tidak adanya kata. Dengannya, hanya diam saja -tidak cukup untuk mencapai kualitas keemasan pribadi kita.

Fasih berbicara adalah juga fasih untuk tidak berbicara.

Keheningan sering memperbesar penderitaan karena kecenderungannya untuk mengulangi kejadian.

Perhatikanlah, orang sering merasa tersinggung-tidak pada saat dia mendengar perkataan yang merendahkan; tetapi lama setelah keheningan mengulangi kata-kata itu berkali-kali dalam kesendiriannya. Perhatikanlah juga, bagaimana dia menjadi semakin bersedih, setelah dia memutar ulang cerita ketidak-beruntungan hidupnya.

Maka, apakah kira-kira nama dari tempat sampai-bagi dia yang menemukan kesenangan dalam mengulangi cerita kesulitan dan kegagalannya?

Lalu, perhatikanlah bagaimana seorang yang lain -menjadi congkak karena senang memutar ulang saat-saat pendek di mana dia menang dan dipuji-puji oleh orang lain.

Itu adalah alasan mengapa kita sering menemukan orang-orang kecil dengan kesombongan besar.

Padahal, seseorang yang telah mencapai kebesaran -justru merasa paling takut untuk berada lagi dalam kegembiraan yang menyertai keberhasilannya dulu; karena, kegembiraan dari hasil pengulangan seperti itu -mudah tumbuh menjadi kebanggaan, dan yang kemudian beralih wajah menjadi kesombongan.

Karena dia mengerti bahwa tidak ada keberhasilan kecuali yang Diijinkan -sebagai gantinya dia memilih untuk mengulangi rasa bersyukur yang menghampirinya bersamaan dengan kedatangan keberhasilan.

Dengan demikian, kehati-hatian dalam mengijinkan apa yang boleh diulangi dalam keheningan -adalah kunci menuju kekuatan hati.

Bagi hati yang mencari keheningan adalah tempat untuk menemukan.
Bagi yang sudah menemukan nilai dari pengertian itu hanya sebanding dengan keikhlasannya untuk menerima.
Dan bagi yang sudah menerima nilai dari penerimaannya bergantung pada nilai yang bisa dibangunnya untuk orang lain -dari pengertian itu.
Maka diam -dan keheningan, hanya bernilai bagi yang merindukan nilai.

Anger Management

By : Mario Teguh

Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar.

Seseorang yang tidak bisa merasa marah -tidak bisa disebut penyabar; karena dia hanya tidak bisa marah.

Sedang seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk tetap berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar.

Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu-sulit, Anda sangat tepat; karena kesabaran kita diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan yang benar dalam perasaan yang membuat kita seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui batas.

Kesabaran bukanlah sebuah sifat, tetapi sebuah akibat.

Perhatikanlah bahwa kita lebih sering menderita karena kemarahan kita, daripada karena hal-hal yang membuat kita merasa marah. Perhatikanlah juga bahwa kemarahan kita sering melambung lebih tinggi daripada nilai dari sesuatu yang menyebabkan kemarahan kita itu, sehingga kita sering bereaksi berlebihan dalam kemarahan.

Hanya karena Anda menyadari dengan baik -tentang kerugian yang bisa disebabkan oleh reaksi Anda dalam kemarahan, Anda bisa menjadi berhati-hati dalam bereaksi terhadap apa pun yang
membuat Anda merasa marah.
Kehati-hatian dalam bereaksi terhadap yang membuat Anda marah itu lah yang menjadikan Anda tampil sabar.

Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.

Nafsu adalah kekuatan yang tidak pernah netral, karena ia hanya mempunyai dua arah gerak; yaitu bila ia tidakmemuliakan,pasti ia menghinakan.

Nafsu juga bersifat dinamis, karena ia menolak untuk berlaku tenang bila Anda merasa tenang. Ia akan selalu memperbaruhi kekuatannya untuk membuat Anda memperbaruhi kemapanan Anda.

Maka perhatikanlah ini dengan cermat; bila Anda berpikir dengan jernih dalam memilih tindakan dan cara bertindak dalam kemarahan, nafsu itu akan menjadi kekuatan Anda untuk meninggalkan kemapananAndayang sekarang -untuk menuju
sebuah kemapanan baru yang lebih tinggi.

Tetapi, bila Anda berlaku sebaliknya, maka ke bawahlah arah pembaruan dari kemapanan Anda.

Itu sebabnya, kita sering menyaksikan seorang berkedudukan tinggi yang terlontarkan dari tingkat kemapanannya,
dan kemudian direndahkan karena dia tidak berpikir jernih dalam kemarahan.

Dan bila nafsunya telah menjadikannya seorang yang tidak bisa direndahkan lagi, dia disebut sebagai budak nafsu.

Kualitas reaksi Anda terhadap yang membuat Anda marah, adalah penentu kelas Anda.

Kebijakan para pendahulu kita telah menggariskan bahwa untuk menjadi marah itu mudah, dan patut bagi semua orang. Tetapi, untuk bisa marah kepada orang yang tepat, karena sebab yang tepat, untuk tujuan yang tepat, pada tingkat kemarahan yang tepat, dan dengan cara yang tepat -itu tidak untuk orang-orang
kecil.

Maka seberapa besar-kah Anda menginginkan diri Anda jadinya?

Memang pernah ada orang yang mengatakan bahwa siapa pun yang membuat Anda marah-telah mengalahkan Anda. Pengamatan itu tepat-hanya bila Anda mengijinkan diri Anda berlaku dengan cara-cara yang merendahkan diri Anda sendiri karena kemarahan yang disebabkan oleh orang itu.

Itu sebabnya, salah satu cara untuk membesarkan diri adalah menghindari sikap dan perilaku yang mengecilkan diri.

Kita sering merasa marah karena orang lain berlaku persis seperti kita.

Perhatikanlah, bahwa orang tua yang sering marah kepada anak-anaknya yang bertengkar -adalah orang tua yang juga sering bertengkar dengan pasangannya.

Bila kita cukup adil kepada diri kita sendiri, dan mampu untuk sekejap menikmati kedamaian kita akan melihat dengan jelas bahwa kita sering menuntut orang lain untuk berlaku seperti yang tidak kita lakukan.

Dan dengannya, bukankah kemarahan Anda juga penunjuk jalan bagi Anda untuk menemukan perilaku-perilaku baik yang sudah Anda tuntut dari orang lain,tetapi yang masih belum Anda lakukan?

Lalu, mengapakah Anda berlama-lama dalam kemarahan yang sebetulnya adalah tanda yang nyata bahwa Anda belum memperbaiki diri?

Katakanlah, tidak ada orang yang cukup penting yang bisa membuat saya marah dan berlaku rendah.

Bila Anda seorang pemimpin, dan Anda telah menerima tugas untuk meninggikan orang lain; maka tidak ada badai, gempa, atau air bah yang bisa membuat Anda mengurangi nilai Anda bagi kepantasan untuk mengemban tugas itu.

Ingatlah, bahwa orang-orang yang berupaya mengecilkan Anda itu-adalah sebetulnya orang-orang kecil.

Karena, orang-orang besar akan sangat berhati-hati dengan perasaan hormat Anda kepada diri Anda sendiri.
Bila mereka marah pun kepada Anda, mereka akan berlaku dengan cara-cara yang mengundang Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sedangkan orang kecil? Orang-orang kecil membuat orang lain merasa kecil agar mereka bisa merasa besar.

Anda mengetahui kebesaran yang dijanjikan untuk Anda. Maka besarkan-lah orang lain.