Category Archives: family

I Want It That Way

By : Mario Teguh

Apakah perasaan Anda, bila Anda harus menjawab tiga pertanyaan berikut ini dengan jujur?

Apakah yang sedang Anda lakukan adalah pekerjaan yang Anda inginkan?

Bila bukan, apakah yang sedang Anda upayakan agar Anda bisa melakukan yang ingin Anda lakukan?

Apakah yang Anda miliki adalah yang Anda inginkan?

Bila bukan, apakah yang sedang Anda kerjakan saat ini akan memungkinkan Anda mendapatkan yang Anda inginkan?

Apakah yang sedang Anda upayakan akan memungkinkan Anda mencapai yang Anda cita-citakan?

Bila bukan, apakah yang akan Anda upayakan untuk memperbesar kesempatan Anda mencapai cita-cita Anda?

Sebetulnya, banyak orang akan lebih diuntungkan oleh kesedihan, daripada oleh kegembiraan dalam menjawab ketiga pertanyaan di atas.

Keinginan adalah kesedihan yang terbakar.

Bila keinginan Anda tidak menyiksa Anda, tidak menjadikan Anda bersedih melihat kelemahan-kelemahan diri, dan tidak membuat Anda tercemoohkan di hadapan kecemerlangan orang lain; maka itu bukan keinginan.

Keinginan Anda adalah kesedihan Anda, yang terbakar oleh kesungguhan untuk menerima tantangan terhadap kualitas bahan dasar pembentuk diri Anda. Terbuat dari apakah Anda?

Mereka yang menemukan adalah mereka yang mencari. Maka temukanlah bahwa diri Anda terbuat dari komponen-komponen yang kuat, yang berkelas, dan yang cemerlang melalui pencarian dalam hubungan pelayanan yang cemerlang dengan orang lain.

Menginginkan yang besar adalah prinsip pertama keberhasilan.

Prinsip pertama untuk pencapaian keberhasilan adalah keinginan, yaitu keinginan untuk mencapai sesuatu yang bernilai.
Inginkanlah sesuatu yang besar, yang penting – yang bernilai; karena keinginan itu adalah petikan-petikan kecil di hati kita yang akan memulai ledakan-ledakan yang menjadikan kita, Anda dan saya, pribadi-pribadi yang cemerlang.
Keinginan Anda tidak harus sama dengan keinginan orang lain, dan memang tidak akan pernah sama.
Perbedaan itu lah yang menjadikan kita semua memiliki kecenderungan-kecenderungan kita masing-masing.
Maka inginkanlah sesuatu yang besar. Katakanlah: “Berikanlah jubahku kepadaku, sematkanlah mahkotaku, … aku memiliki kerinduan-kerinduan abadi dalam diriku.”
Lalu bersegeralah berlaku sebagaimana Anda harusnya berlaku.

Keinginan Anda adalah wewangian yang Anda kenakan.

Kita tumbuh bertahap seperti sekuntum bunga ada pribadi yang bernilai karena indah dalam pandangan, dan ada yang bernilai karena indahnya semerbak semangat yang terpendar dari pribadinya.
Semangat adalah kekuatan pribadi yang menjadi daya tarik utama Anda. Dengan semangat untuk mendatangkan kebaikan kepada orang lain siapa pun akan menjadi pribadi yang menarik.
Dan seperti semua wewangian, kita harus berhati-hati memilihnya.
Maka pilihlah keinginan Anda dengan cermat. Karena, Anda hanya akan menjadi sekecil nafsu yang tidak terkendali, dan akan menjadi sebesar keinginan yang memuliakan.

Keinginan Anda adalah kemungkinan-kemungkinan Anda.

Perhatikanlah, banyak orang mencapai impian-impiannya, hanya karena mereka berada di tempat-tempat yang tepat- yaitu tempat-
tempat di mana terbuka lebih banyak kemungkinan untuk bertemu dengan orang-orang yang tepat, bekerja dengan orang-orang yang tepat, dan dikenali oleh orang-orang yang tepat.

Bila Anda menginginkan sesuatu dengan cukup kuat, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengantarkan diri Anda ke tempat-tempat di mana Anda akan bertemu dan bekerja dengan orang-orang yang tepat.

Memang ada ungkapan yang mengatakan bahwa dia yang paling berbahagia adalah orang yang tidak menginginkan apa pun. Tetapi itu adalah ungkapan yang perlu diperiksa lagi keutuhan nilainya. Karena, bahkan tumbuhan seperti bunga matahari pun, mengupayakan wajahnya tetap menghadap matahari.

Anda harus bersedia membayar biaya bagi pencapaian keinginan-keinginan Anda.

Anda bisa menjadi apa pun yang Anda inginkan, bila Anda bersedia melakukan apa pun yang diperlukan untuk menjadi yang Anda inginkan.
Janganlah Anda kecilkan nilai dari keinginan-keinginan Anda, hanya karena orang lain melihat keinginan Anda sebagai impian di siang hari. Katakanlah kepada mereka yang kurang cukup mengerti itu, bahwa impian yang paling berbahaya adalah impian di saat mereka dan Anda – sedang terjaga.
Telah banyak impian anak manusia yang menjadi kenyataan. Dan hari ini, impian-impian kita sedang berdiri dalam sebuah garis antrian menuju bentuk-bentuk nyata mereka.
Undanglah mereka yang hanya menginginkan keberhasilan, tetapi yang tidak bersedia menyibukkan diri bekerja menuju keinginan mereka. Buatlah mereka mengerti bahwa kerja keras adalah tiket yang memberikan ijin untuk berdiri dalam antrian menuju impian-impian kita.

Black Magic Woman

By : Mario Teguh

MAGIC LOVE STEPS

Alat kontrol yang terkuat antara dua manusia adalah kepercayaan. Maka mulailah dari kepercayaan.

1. SURPRISE

Kejutkanlah pria Anda dengan hal-hal yang tidak biasa dari yang biasa didapatkan-nya.
Bila dia teratur Anda kejutkan, dan tidak mengharapkan apa pun yang biasa, kecuali kejutan dari Anda; dia akan belajar untuk tidak menuntut apa pun dari Anda.
Dengan demikian, kejutan-kejutan Anda adaah peledak ketertarikan pria Anda kepada Anda.

2. CONSISTENCY

Pastikanlah hal-hal yang Anda lakukan untuk mengejutkannya, dengan dan berkelanjutan.
Kehandalan Anda dalam menggembirakannya dengan kejutan-kejutan kecil akan memperkuat ketertarikan pria Anda kepada Anda, dan meningkatkannya menjadi kepercayaan.

3.TOGETHERNESS

Maksimalkanlah kebersamaan Anda dengan pria Anda, karena itu akan mengembangkan kesadaran mengenai kehadiran Anda.
Dan kesadaran mengenai adanya Anda dalam hidupnya membuat pria Anda selalu mempertimbangkan Anda dalam semua rencana dan kegiatannya.
Dia akan menyertakan Anda dalam rencana-rencana keberhasilannya, dan akan bersandar di pangkuan Anda saat dia merasa kecil hati dengan perlakuan dunia yang tidak ramah kepadanya.

4. DEPENDENCE

ya.. mungkin hal yang biasa dilakukannya untuk mengurus dirinya sendiri, sampai pada titik di dia tidak bisa melakukan apa pun untuk dirinya.
Anda akan sangat lelah pada tahap ini karena Anda akan memikul dua kemandirian; tetapi kehilangan kemandiriannya.…!, inilah jaminan pengendalian Anda

5. UNIQUENESS

Selalu temukan cara-cara untuk tampil sebersih udara pegunungan, seharum taman di surga, semerdu Barbara Streisand, se-happy anak rusa, se-rapi taman tulip di Amsterdam, se-cantik yang bisa ditolong, dan se-penyayang orang yang ada mau-nya.
Dengan itu semua, pria Anda tidak akan melihat pilihan yang lebih baik dari Anda. Mungkin ada pilihan lain, tetapi tidak pernah bisa menggantikan Anda. Keunikan Anda adalah penghapus alternatif.

6. BOUNDARY

Anda harus memberikan-nya harus tahu kapan, apa, dan seberapa jauh Anda harus melepaskan pada keputusan pria Anda, atau harus ada dalam keputusan Anda.
Bila Anda sudah melakukan semua tahap sebelum tahap ini dengan baik, pria Anda akan menyerahkan hampir seluruh keputusan kepada Anda.
Tetapi pastikanlah anda mengembalikan keputusan-keputusan penting mengenai kebersamaan dan masa depan anda berdua kepada pria Anda. Ruang gerak ini penting baginya, karena pria anda akan bisa dengan leluasa dan gembira berpikir dan bekerja untuk kebaikan kebersamaan anda.

7. LOVE

Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Jangan pernah menuntut perhatian kasih sayangnya, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut. Mulailah untuk melakukan tindakan-tindakan yang menandakan adanya dan besarnya kasih sayang.

Shakespeare mengatakan bahwa kasih sayang adalah hormat. Tidak mungkin pria Anda percaya bahwa Anda menyayanginya bila Anda tidak menghormatinya.
Anda sudah pasti menyayanginya, dan itu adalah tanggung-jawab Anda, dan itu wajib! Yang akan Anda capai dengan Magic Love Steps adalah memenangkan kecintaan pria Anda yang tulus, dalam, dan kuat.

Karena, dengan kecintaan Anda berdua akan meyakini pencapaian, bahkan, hal-hal yang tidak mungkin. Dan kecintaan yang terpelihara akan mampu tampil dalam bentuk terakhirnya, yaitu kemampuan untuk memaafkan.

Dan apakah di dunia ini yang tidak mungkin dicapai oleh kebersamaan yang saling menyayangi seperti itu?

Against All Odds

By : Mario Teguh

Nasib itu – tidak permanen.

Sesuatu yang kita sebut ‘nasib’ itu bukanlah sebuah keadaan yang permanen.
Dia sangat lentur, luwes, dan reaktif.
Dia berespon kepada kualitas sikap dan tindakan tindakan kita – tanpa menyumbangkan pendapatnya sendiri.
Dia – nasib itu, berupaya sangat netral; meskipun sebetulnya dia sangat berpihak kepada keberhasilan dan kebahagiaan kita.
Nasib sudah berdiri di samping peraduan Anda sejak mata Anda terpejam tadi malam.
Dia tidak sabar menunggu kebangunan Anda, agar pagi ini Anda mengupayakan pelayanan kepada orang lain – kebaikan bagi orang lain yang penting bagi kebaikan sang nasib.
Tetapi, lebih sering daripada tidak, nasib itu dikecewakan oleh orang yang terjaga- tetapi tidak bangun.
Bagi mereka yang bangun – yang tegap dan bertenaga – dalam pekerjaannya; nasib akan mengambil bentuk sebuah istana yang megah dan gemerlap.
Tetapi, bagi mereka yang tidak bangun, walau pun terjaga; nasib akan mengambil bentuk sebuah penjara.

Keberuntungan. Kapan kah Anda akan berpihak kepada saya?

Sebagian orang hanya mempercayai adanya satu nasib – yaitu nasib buruk.
Dan dia akan menggunakan keyakinannya itu untuk menjelaskan kesulitan hidupnya.
Sebagian yang lain hanya mempercayai satu nasib yang satu lagi – yaitu nasib baik.
Dan dia akan menggunakan yang diyakininya itu untuk menjelaskan keberhasilan orang lain yang tidak disukainya.
Nasib itu ada yang buruk, dan ada juga yang baik.
Itu sebabnya kita harus membuktikan bahwa kita bernasib baik, melalui keberanian untuk memutuskan dan bekerja keras untuk menjadikan keputusan itu sebuah keputusan yang baik; yaitu keputusan yang menjadikan kita bernasib baik.

Se-untung-untungnya seseorang yang lupa, tetap lebih untung orang yang ingat.

Bila Anda terus ingat dengan hak Anda untuk mencapai impian-impian kepemimpinan Anda, maka mudah bagi Anda untuk menyiapkan diri bagi peran-peran yang mengharuskan kebaikan dan perbaikan di lingkungan Anda.
Dan karena Anda termasuk pribadi yang siap, Anda akan melihat bahwa ternyata nasib baik lebih berpihak kepada dia yang siap.
Maka jawab lah pertanyaan ini.
Semua yang sedang Anda kerjakan sekarang, termasuk juga pekerjaan yang sedang Anda hindari itu – apakah
mereka akan menjadikan Anda seorang pribadi yang lebih siap?
Dan bila jawaban Anda adalah ‘Ya’, kesiapan untuk apa kah itu?
Apa kah Anda mengetahui dengan pasti untuk apa kah kesiapan yang sekarang sedang Anda bangun itu?

Kartu Apakah Yang sedang anda Pegang?

Seandainya semua kemenangan dalam permainan kartu ditentukan oleh kualitas kartu yang dipegang oleh seseorang, maka teknik paling penting dalam permainan kartu adalah teknik membagi kartu -bukan memainkannya.
Lalu, segera setelah seseorang menerima pilihan kartu yang buruk, dia harus segera menyerah.
Dan rekannya yang mendapatkan pilihan kartu yang baik – harus segera melompat berdiri dan mengumumkan kemenangannya.
Tetapi apakah memang begitu?
Kemenangan dalam kehidupan ini, persis seperti permainan kartu -yaitu, bukan kartu yang Anda pegang yang menentukan kemenangan Anda, tetapi bagaimana Anda memainkan kartu apa pun yang ada pada Anda.
Kualitas yang prima tidak menjamin keberhasilan bagi siapa pun, tetapi penggunaan yang bersungguh-sungguh dari kualitas apa pun yang kita miliki – itu lah jalan terbaik menuju jaminan yang Anda inginkan.

Penderitaan tidak menyebabkan penderitaan.

Lebih jauh, sebuah penderitaan tidak harus menyebabkan terlahirnya penderitaan yang lebih besar lagi.
Karena, penderitaan bisa datang bahkan dari sebuah kebahagiaan – bila kebahagiaan itu ditelantarkan.
Penderitaan adalah kualitas perasaan yang pada pribadi-pribadi bintang seperti Anda, sebetulnya adalah kekuatan asli yang terjahitkan dalam upaya Anda untuk keluar dari penderitaan.
Tetapi, sebagian orang berhasil memisahkan perasaan sakit itu dari upaya-nya, sehingga dia bisa meratap dalam perasaan sakit-nya, tanpa terlibat dalam upaya untuk memperbaiki keadaannya.

Penderitaan adalah hasil dari pilihan sikap dan perilaku yang memperbesar kesempatan datangnya penderitaan – maka pilih lah sikap dan perilaku yang memudahkan tercapainya kebahagiaan.
Keberhasilan yang paling manis adalah keberhasilan yang dicapai melalui kesulitan dan penderitaan.
Bila semuanya mudah, maka keberhasilan tidak akan disebut keberhasilan – ia biasanya disebut “. terang aja!”..

Penderitaan bukan lah hasil dari sebuah penderitaan.
Bila semuanya mudah, maka tidak ada hasil yang bisa disebut keberhasilan.
Sadari lah bahwa seruling yang melantunkan kemerduan suara surgawi itu – berasal dari buluh bambu yang disayat oleh pisau yang tajam dan dilubangi oleh batang besi yang membara.

The Pointers

By : Mario Teguh

Jiwaku
Oh Jiwa-ku, jadikanlah penguat bagiku.
Jadikanlah aku penguasa hidupku,
walaupun aku sekecil-kecilnya penguasa
Bila jiwaku kuat, aku akan menari di atas ombak kehidupan.

Tetapi
Bila jiwaku lemah, ombak kehidupan akan menari di atasku.
Maka aku jadikan jiwa-ku kuat,
Agar jiwa-ku menjadikan aku kuat.
Karena aku dan jiwa-ku adalah Satu

– I will Survive –

Sebutir biji padi membawa setitik kumpulan cetak biru
dari rancangan bentuk dan rincian dari semua sifat dan kualitasnya;
dan dengan kehebatan kekuatan yang sedikit kita mengerti,
ia mempertahankannya dalam diri kecilnya itu,
sepanjang rantai abad-abad panjang
untuk dengan penuh kecintaan meneruskan kekuatannya itu
kemasa-masa yang panjang ke depan

– I will Survive –

Kegagalan adalah tanda tidak tepatnya arah.
Dengannya, penyesuaian adalah nama perjalanan-nya.
Kegagalan adalah tanda tidak cukup baiknya cara.
Sehingga, peningkatan adalah nama pelatihan-nya.
Kegagalan adalah sebetulnya tertundanya sebuah keberhasilan.
Oleh karena itu, kesabaran adalah nama penantiannya.
Kegagalan adalah tanda tidak cukupnya kekuatan.
Itu sebabnya, kesungguhan adalah nama keharusan-nya.
Dan..iman adalah nama dari keyakinan-nya.

– Predicting Success –

Ujung dari rencana-rencana kita
harus menyentuh surga,
tetapi
tindakan kita harus dekat dengan orang lain.
Memang semua bibit ledakan dari keprimaan diri
dibangun dalam kesendirian pribadi kita,
dalam impian sadar dan renungan-renungan kita;
tetapi
peledakan keprimaan diri ini yang sebenarnya
hanya bisa terjadi
dalam interaksi kita dengan orang lain

– Wind of Change –

Bagi yang sedang tenggelam,
Gerakan apapun selain gerakan tenggelam
Adalah pilihan yang lebih baik
Maka, ingatlah
Bukan lautan dan dalam yang dibutuhkan
untuk menenggelamkan kita.
Tetapi
Hanya segelas air,
yang dengan tidak bijak kita ijinkan masuk
ke pernapasan kita.
Karena itu ketahuilah
Mereka yang bisa bergaul ramah dengan lautan,
akan selalu menemukan cara
untuk bernapas dengan leluasa,
di dalam goncangan ombak.
Dan Anda, yang menemukan cara
untuk bersikap ramah Kepada kehidupan,
akan selalu menemukan cara
untuk menjadi berbahagia.

– Drowning in a glass of water –

Cinta itu jujur,
sederhana, dan cantik.
Bila perasaan itu jujur,
ia tidak membutuhkan penjelasan yang berkepanjangan
dan mencintai dengan kesengajaan yang sangat sadar
adalah bentuk cinta yang paling indah
Bila wanita Anda meyakini kasih sayang Anda,
dia akan meyakini dirinya
Kebahagiaan yang terindah adalah
yang dibangun dari upaya membahagiakan wanita Anda
Bila cinta berjalan sejajar dengan hormat,
dan bila hormat menemukan bentuknya dalam pengabdian
maka keberhasilan adalah
nama kepastiannya

– Have I told you lately that I love you –

Kecantikan adalah keindahan raga.
Keanggunan adalah keindahan jiwa,
yang mensyukuri keindahan raga dan menerima
dengan penuh kasih apa pun kekurangan
yang ada pada rasa.
Keanggunan adalah keindahan yang berumur panjang
yang berpendar dan menularkan sinarnya kepada orang lain,
bahkan jauh setelah raga yang menularkannya..sirna.
dan ketahuilah bahwa
keanggunan adalah kualitas kebintangan,
karena keanggunan adalah sebutan kita
bagi bentukan dari kesetiaan pada sikap-sikap yang baik.
Keanggunan adalah kualitas kepemimpinan
Yaitu penugasan diri untuk mempengaruhkan tersegerakan-nya
Kebaikan dan tertundanya keburukan
dengan sebaik-baiknya cara
dan berhati-hatilah
Karena keanggunan tanpa pengendalian
hanya akan menjadi keindahan sesaat

– The grace of a Star –

Becoming Your Best Friend

By : Mario Teguh

Seorang sahabat adalah jiwa yang sama dalam dua badan yang berbeda.
Maka pribadi yang menjadi sahabat bagi dirinya sendiri adalah sahabat yang terbaik.

Seorang sahabat tidak memiliki ke pentingan lain dari kita kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita. Bila dia tidak sedang memberikan nasihat-nasihat yang menggelorakan semangat kita untuk mencapai kecemerlangan hidup, dia duduk dengan tenang bersama kita di saat-saat kita terluka dan bersedih hanya untuk menjadi pendengar yang tidak menyanggah, dan yang kehadirannya secara fisik atau semangat menjadikan kita tidak sendiri.

Tetapi, akan selalu ada pribadi yang mengisi kebersamaan dengan dirinya sendiri dengan keluhan-keluhan mengenai kelemahan dan kegagalan dirinya. Dia berbicara dengan nada yang tinggi atau rendah, tetapi yang tak henti-hentinya mengeluhkan dirinya sendiri yang belum berhasil mencapai kelas-kelas yang telah dicapai oleh orang lain. Lalu, dengan kejamnya dia mengatakan bahwa hidupnya akan menjadi lebih baik bila saja dia bisa dilahirkan dan hidup dalam diri yang lebih baik.
Disampaikannya semua keluhan itu pagi-pagi saat dirinya bangun dari tidur malam yang penuh dengan mimpi buruk, dan kemudian sepanjang hari, sampai saat dirinya tergolek lelah dengan mata basah-untuk kembali memasuki alam mimpi yang tetap tidak ramah. Janganlah pernah Anda bersikap tidak bersahabat kepada satu-satunya pribadi yang menjadi tempat menempelnya nama Anda.

Persahabatan adalah penjamin kualitas kebersamaan.

Bukan kurangnya kasih sayang yang menggagalkan banyak pernikahan, tetapi tidak cukupnya persahabatan. Bagaimana mungkin Anda bisa lama bersama dengan seseorang yang lebih menyukai kebersamaan dengan oranglain, atau yang bersaing dengan Anda, atau yang tidak merasa terkait dengan masalah-masalah Anda, atau yang merasa tidak turut bertanggung-jawab atas lambatnya kemajuan Anda,atau yang bermanis-muka hanya sebelum meminta, atau yang mendahulukan penolakan terhadap usulan-usulan Anda, atau yangmenuduh Anda tidak mau mengerti saat dia tidak mau mengerti batasan-batasan Anda,atau yang membuatAndatidakbisa membedakan antara dusta-nya dan benar-nya, dan yang mengabaikan Anda tetapi yang juga mengatakan bahwa bila ada keberhasilan Anda-itu adalah berkat dukungannya?
Semua itu adalah beban yang menyedihkan dalam kebersamaan resmi yang tidak lagi bernilai. Lalu, mohon Anda sadari bahwa kebersamaan Anda dengan diri Anda sendiri adalah kebersamaan yang paling lama yang akan pernah Anda alami dengan siapa pun, dan merupakan kebersamaan yang tidak bisa Anda tinggalkan. Kebersamaan Anda dengan diri Anda sendiri itu dimulai saat Anda berdua dilahirkan, dan akan berakhir secara duniawi saat diri Anda tidak lagi dapat bertahan sebagai alamat kehidupan Anda didunia.
Maka temukanlah semua definisi baik tentang persahabatan, dan mulai saat ini gunakanlah pengertian-pengertian baik itu dalam sikap dan perilaku Anda-untuk menjadi sahabat yang terbaik bagi diri Andasendiri.

Ketegasan untuk mendisiplinkan diri sendiri adalah pemasti ter-gali-nya emas di bawah tempat Anda berdiri.

Persahabatan Anda dengan diri Anda adalah kebersamaan yang intim untuk mengutamakan perasaan, pikiran, dan tindakan yang memajukan kualitas hidup Anda. Mohon ingatkan sahabat terdekat Anda itu, bahwa semua keberhasilan Anda dimungkinkan karena interaksi yang baik dan yang mendatangkan keuntungan bagi oranglain.
Sehingga sebetulnya, tertundanya keberhasilan Anda berdua-datang dari dua kegagalan. Yang pertama adalah kegagalan untuk diterima dengan baik oleh orang lain, dan yang kedua adalah kegagalan dalam mendatangkan keuntungan bagioranglain. Lalu, berbincang-lah ramah dengan diri Anda sendiri, dan capailah pengertian bersama yang baik mengenai keharusan bagi Anda untuk menjadi pribadi yang diterima, disukai, dan dipercaya oleh orang lain. Bagaimana mungkin Anda berhasil dalam interaksi dengan orang lain, bila Anda tidak berhasil berinteraksi dengan diri Anda sendiri? Mintalah dia untuk bersikap dan berlaku dengan sikap dan tindakan yang telah Anda putuskan sebagai pilihan-pilihan terbaik. Pastikan bahwa dia tidak kembali kepada sikap dan tindakan-tindakan lamanya yang telah dikenalnya dengan baik sekali, yang mudah baginya untuk mengulangi, dan yang telah menjadikan Anda mengeluhkan keadaan di mana Andasekarang berada.

Seorang sahabat adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati Anda, dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu saat Anda berkecil hati.

Setiap orang mungkin bisa mendengar semua yang Anda katakan, tetapi sedikit sekali yang betul-betul mendengarkan, dan hanya seorang sahabat yang mampu mendengar yang tidak Anda katakan. Dan dengannya dia memberikan bahkan yang tidak Anda minta.

Anger Management

By : Mario Teguh

Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar.

Seseorang yang tidak bisa merasa marah -tidak bisa disebut penyabar; karena dia hanya tidak bisa marah.

Sedang seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk tetap berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar.

Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu-sulit, Anda sangat tepat; karena kesabaran kita diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan yang benar dalam perasaan yang membuat kita seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui batas.

Kesabaran bukanlah sebuah sifat, tetapi sebuah akibat.

Perhatikanlah bahwa kita lebih sering menderita karena kemarahan kita, daripada karena hal-hal yang membuat kita merasa marah. Perhatikanlah juga bahwa kemarahan kita sering melambung lebih tinggi daripada nilai dari sesuatu yang menyebabkan kemarahan kita itu, sehingga kita sering bereaksi berlebihan dalam kemarahan.

Hanya karena Anda menyadari dengan baik -tentang kerugian yang bisa disebabkan oleh reaksi Anda dalam kemarahan, Anda bisa menjadi berhati-hati dalam bereaksi terhadap apa pun yang
membuat Anda merasa marah.
Kehati-hatian dalam bereaksi terhadap yang membuat Anda marah itu lah yang menjadikan Anda tampil sabar.

Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.

Nafsu adalah kekuatan yang tidak pernah netral, karena ia hanya mempunyai dua arah gerak; yaitu bila ia tidakmemuliakan,pasti ia menghinakan.

Nafsu juga bersifat dinamis, karena ia menolak untuk berlaku tenang bila Anda merasa tenang. Ia akan selalu memperbaruhi kekuatannya untuk membuat Anda memperbaruhi kemapanan Anda.

Maka perhatikanlah ini dengan cermat; bila Anda berpikir dengan jernih dalam memilih tindakan dan cara bertindak dalam kemarahan, nafsu itu akan menjadi kekuatan Anda untuk meninggalkan kemapananAndayang sekarang -untuk menuju
sebuah kemapanan baru yang lebih tinggi.

Tetapi, bila Anda berlaku sebaliknya, maka ke bawahlah arah pembaruan dari kemapanan Anda.

Itu sebabnya, kita sering menyaksikan seorang berkedudukan tinggi yang terlontarkan dari tingkat kemapanannya,
dan kemudian direndahkan karena dia tidak berpikir jernih dalam kemarahan.

Dan bila nafsunya telah menjadikannya seorang yang tidak bisa direndahkan lagi, dia disebut sebagai budak nafsu.

Kualitas reaksi Anda terhadap yang membuat Anda marah, adalah penentu kelas Anda.

Kebijakan para pendahulu kita telah menggariskan bahwa untuk menjadi marah itu mudah, dan patut bagi semua orang. Tetapi, untuk bisa marah kepada orang yang tepat, karena sebab yang tepat, untuk tujuan yang tepat, pada tingkat kemarahan yang tepat, dan dengan cara yang tepat -itu tidak untuk orang-orang
kecil.

Maka seberapa besar-kah Anda menginginkan diri Anda jadinya?

Memang pernah ada orang yang mengatakan bahwa siapa pun yang membuat Anda marah-telah mengalahkan Anda. Pengamatan itu tepat-hanya bila Anda mengijinkan diri Anda berlaku dengan cara-cara yang merendahkan diri Anda sendiri karena kemarahan yang disebabkan oleh orang itu.

Itu sebabnya, salah satu cara untuk membesarkan diri adalah menghindari sikap dan perilaku yang mengecilkan diri.

Kita sering merasa marah karena orang lain berlaku persis seperti kita.

Perhatikanlah, bahwa orang tua yang sering marah kepada anak-anaknya yang bertengkar -adalah orang tua yang juga sering bertengkar dengan pasangannya.

Bila kita cukup adil kepada diri kita sendiri, dan mampu untuk sekejap menikmati kedamaian kita akan melihat dengan jelas bahwa kita sering menuntut orang lain untuk berlaku seperti yang tidak kita lakukan.

Dan dengannya, bukankah kemarahan Anda juga penunjuk jalan bagi Anda untuk menemukan perilaku-perilaku baik yang sudah Anda tuntut dari orang lain,tetapi yang masih belum Anda lakukan?

Lalu, mengapakah Anda berlama-lama dalam kemarahan yang sebetulnya adalah tanda yang nyata bahwa Anda belum memperbaiki diri?

Katakanlah, tidak ada orang yang cukup penting yang bisa membuat saya marah dan berlaku rendah.

Bila Anda seorang pemimpin, dan Anda telah menerima tugas untuk meninggikan orang lain; maka tidak ada badai, gempa, atau air bah yang bisa membuat Anda mengurangi nilai Anda bagi kepantasan untuk mengemban tugas itu.

Ingatlah, bahwa orang-orang yang berupaya mengecilkan Anda itu-adalah sebetulnya orang-orang kecil.

Karena, orang-orang besar akan sangat berhati-hati dengan perasaan hormat Anda kepada diri Anda sendiri.
Bila mereka marah pun kepada Anda, mereka akan berlaku dengan cara-cara yang mengundang Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sedangkan orang kecil? Orang-orang kecil membuat orang lain merasa kecil agar mereka bisa merasa besar.

Anda mengetahui kebesaran yang dijanjikan untuk Anda. Maka besarkan-lah orang lain.

Fighting The Wrong Fight

By : Mario Teguh

Anda hanya mendapat dari yang Anda kerjakan.

Janganlah memilih pekerjaan yang salah.
Dalam kehidupan, pertanyaan yang sebenarnya bukan apa yang Anda menangkan, tetapi apa yang Anda lakukan; karena yang Anda lakukan menentukan apa yang bisa Anda menangkan.
Jadi janganlah berlama-lama dalam kesadaran bahwa yang sedang Anda lakukan ini sebetulnya salah. Janganlah Anda biarkan diri Anda menua dalam pekerjaan yang menuntut penggunaan dari kelemahan-kelemahan Anda. Berjayalah dalam pekerjaan yang merayakan penggunaan dari kekuatan-kekuatan Anda.

Anda dikenal melalui pertarungan yang Anda pilih.

Apa pun yang Anda perjuangkan melalui pertarungan – pasti merupakan sesuatu yang penting bagi Anda. Itu sebabnya Anda dikenal dari apa yang Anda pertarungkan.
Bila hal-hal kecil yang tidak penting, cukup untuk membuat Anda bertarung dengan orang lain, maka kecil dan tidak pentinglah Anda. Bila yang Anda perjuangkan adalah hal-hal yang baik dan bernilai, maka baik dan bernilailah Anda.

Kelas Anda ditentukan oleh keberanian Anda.

Keinginan Anda tidak penting, bila untuk pencapaiannya Anda tidak bersedia untuk bertarung.
Banyak orang sangat berani dalam mengkhayalkan keberhasilan dirinya, tetapi menjadi kerdil saat betul-betul harus memenuhi syarat bagi keberhasilannya dalam pekerjaan yang nyata.
Mereka yang pemberani, tidak selalu mengawali perjuangan mereka dengan impian, tetapi selalu memasuki pekerjaan dengan kesungguhan, dan menghadapi kesulitan dengan keberanian. Itu sebabnya, keinginan yang sesungguhnya hanya pantas berlabuh di hati seorang pemberani.

Janganlah menjadi petarung yang setengah-setengah.

Janganlah menjadikan hidup ini setengah matang.
Segeralah selesaikan hal-hal yang akan membentuk keutuhan dari rencana-rencana Anda.
Janganlah impian Anda mengenai keberhasilan di masa depan, menjadikan Anda penunda yang menafikan keberhasilan yang bisa Anda capai hari ini.
Bersikaplah seperti para petarung sejati.
Janganlah memukul, karena itu akan menyakiti orang lain. Janganlah juga, memukul dengan lunak, karena balasan yang Anda terima bisa keras. Tetapi, bila Anda harus memukul, pukullah dengan keras.

Periksalah kembali prinsip-prinsip Anda.

Memang dibutuhkan sebuah keberanian, untuk tewas mempertahankan sebuah prinsip; tetapi dibutuhkan keberanian yang jauh lebih besar lagi untuk tetap hidup dan berjaya dalam sebuah prinsip. Dan itu adalah pilihan yang lebih baik.
Bukan ukuran Anda yang penting untuk memenangkan sebuah pertarungan, tetapi ukuran keberanian dalam diri Anda; yaitu keberanian untuk tampil dan bekerja sesuai dengan prinsip Anda.
Tidak ada hal besar yang bisa dicapai oleh seseorang yang keras kepala -karena prinsipnya; tetapi yang berjalan tanpa arah, meneriakkan keraguan dan keluhan; tetapi menolak nasihat-nasihat baik, hanya karena itu bukan prinsipnya.
Bila yang disebutnya prinsip itu, mengkerdilkannya mungkin itu bukan prinsip, atau dia harus memeriksa kembali sikapnya dalam berprinsip.

Dia yang menyerang harus menang, dan dia yang bertahan harus selamat.

Apakah Anda termasuk yang agresif dalam hidup ini, yang memasuki jam-jam kerja dengan kekuatan hati yang menyerang dengan kekuatan penuh?
Ataukah Anda yang hanya bertahan, yang berupaya selamat dari hari ke hari, tanpa pandangan yang jelas kapan kira-kira kelambatan dan ke-rata-rata-an ini berakhir? Yang manakah Anda? Maka …, bertindaklah lebih berani.

Bila Anda berseteru dengan kehidupan ini, semua orang akan menjagokan kehidupan.

Dari semua hal yang bisa Anda jadikan musuh dan Anda salahkan atas kelambatan laju kehidupan ini, jangan pernah musuhi kehidupan.
Bila pendapat buruk Anda tentang kehidupan ini benar, maka tidak akan ada orang lain yang tampil sebagai pemenang. Tetapi, telah banyak orang yang menang, dan masih akan ada banyak lagi yang menang.
Kehidupan ini harus dimenangkan, didapatkan, dan dialami dengan baik -lalu bagaimana mungkin Anda bisa memenangkan, mendapatkan, dan mengalami kehidupan dengan kecintaan, bila Anda mengeluhkan kehidupan?
Sayangilah kehidupan ini, dan dia akan mengembalikan kebaikan Anda itu dengan kualitas hidup yang lebih besar dari yang Anda berikan.

Betapa pun Anda menyukai permainan, janganlah bermain-main dengan hidup Anda.

Bagi anak-anak, sebuah permainan adalah kehidupan yang sesungguhnya, dan dengan permainan itulah mereka membangun pengertian dan kemampuan untuk menjadi pemenang yang anggun dalam hidup mereka nanti.
Sebagian dari anak-anak itu memang tumbuh menjadi pemenang, tetapi sebagian yang lain tumbuh menjadi orang-orang dewasa yang masih bermain-main dengan kehidupan mereka.

Hidup ini bersikap ramah kepada kita yang bersungguh-sungguh untuk mencapai kemenangan, dan bersikap keras kepada mereka yang tidak terlibat secara sadar dalam prosesi kehidupan.
Dan yang menyayat hati para pemerhati adalah bila mereka yang dikerasi agar sadar itu, menerima kesulitan hidup sebagai nasib buruk seolah-olah upaya mereka tidak akan mendatangkan perubahan.

Seandainya saja, mereka mau mendorong diri mereka untuk mencoba, untuk berjuang dalam perjuangan yang benar.