السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Angkatan Perang kita

09/06/2009 · 1 Komentar

membaca postingan Pak Wiryanto Dewobroto yang ini:( silahkan kunjungi blognya plus jangan lupa commentnya…hihihi ;)

pesawat

Dunia Pilot Militer Kita

Tidak ada aturan yang mengatur kecelakaan pesawat militer diumumkan ke publik. hal ini terkait hilang atau rusaknya barang milik negara karena digunakan untuk pertahanan negara. Hanya berkas laporan kecelakaan dan surat kehilangan invertaris negara yang diperlukan, maka pesawat heli itu telah dihapus dari invertaris negara. Luka atau tewas dalam militer adalah resiko tugas, tetapi TNI tetap akan menyelidiki kasus ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi menjaga agar kecelakaan serupa tidak terulang.

Sangat mahal memang “harga” seorang pilot militer di Indonesia. Selain sang pilot harus mengikuti pendidikan terbang selama 20 bulan dalam 220 jam terbang, dana untuk mendidik berkisar Rp 1 miliar per siswa atau dua kali lipat pendidikan pilot pesawat komersial.  Sebagai gambaran, untuk mengirim seorang pilot di Fighter Instructor Weapon School di luar negeri perlu dana 1,5 juta dollar AS per pilot.

Setelah lulus dan mendapatkan brevet, dia harus menyelesaikan pendidikan transisi di pesawat yang akan diawaki dan pendidikan konversi. Pendidikan berlanjut terus dilakukan sampai akhirnya menjadi seorang kapten pilot atau flight leader untuk pesawat tempur.

Kategori: uneg-uneg

1 response so far ↓

  • Didien® // 18/08/2009 pada 08:24

    pilot negara kita di latih untuk jatuh juga seharusnya.. ya setidaknya meminimalis korban…
    tp lebih bijak pesawatnya di perbarui semua…

    salam, ^_^

Tinggalkan sebuah Komentar

  • Arsip

  • Kampanye Kata-Kata


  • Jadwal Sholat